Google+ Followers

Minggu, 23 Desember 2012

The Bridgerton's Series (part 1)

Historical romance, adalah jenis novel romantis dengan setting Inggris masa lalu. Tepatnya bersetting era regency England (abad 19 awal).
Sejak SMA saya suka novel historical romance karya Barbara Carthland. Selain ceritanya yang tidak membosankan, pendeskripsian tempat dalam cerita sangatlah nyata. Pembaca akan merasa berada di tempat yang sama dengan para tokoh. Itu yang menarik.

Di semester 3 kuliah, saya mulai kembali membaca novel historical romance. Saya meminjam dari sebuah pusat peminjaman buku untuk umum. 
Well, dari sinilah say mulai mengenal beberapa penulis novel Historical Romance selain Barbara Carthland. Salah satunya adalah Julia Quinn.

Setelah semua novel historical selesai saya pinjam dan baca, saya bingung harus pinjam kemana lagi. Dan akhirnya saya mencoba untuk mencari e-book novel Julia Quinn yang lain.
Dan voila, sebuah blog menyediakan free download untuk semua novel karangan Quinn. Dear God, it's heaven.

Dan,
Saya memutuskan membaca The Bridgerton series. The greatest stories ever.
Seri ini terdiri dari delapan novel. Masing-masing menceritakan kisah cinta anggota keluarga Bridgerton. 
The Bridgerton's beranggotakan 9 orang, Violet sang Dowager Viscountess Bridgerton, dan delapan orang anaknya. Delapan orang anak Violet ini memiliki inisial nama secara alphabetical. Dari A sampai H. Anthony, Benedict, Colin, Daphne, Eloise, Fransesca, Gregory, dan Hyacinth.

Saya mengambil sebuah fan sketch untuk keluarga Bridgerton. Keluarga yang terkenal dengan rambutnya yang berwarna chestnut. Dan tentu saja dengan nama alphabetical mereka. :)



Dan ini delapan judul novel yang menceritakan perjalanan cinta anak-anak Violet. Saya juga menuliskan sedikit sinopsis secara pribadi untuk setiap cerita :)

1. The Duke and I

Ini adalah novel pertama dari seri Bridgerton. Tokoh utamanya adalah Daphne Bridgerton, anak keempat dan putri pertama Violet, dengan Simon Basset, The Duke of Hasting.

Simon, sang Duke yang tampan dan kaya, adalah salah satu bujangan diminati di London. Tapi Simon sudah berjanji tidak akan menikah seumur hidupnya. Hal ini karena masa lalu kelam dengan ayahnya sendiri.
Sejak menuntut ilmu di Oxford, dia bersahabat dengan Anthony, kakak tertua Daphne.

Awal pertemuannya dengan Daphne, Simon berpendapat bahwa Daphne adalah wanita dengan senyum yang menghipnotis. Dan tentu saja itu menarik perhatiannya.
Dia terkejut saat mengetahui bahwa Daphne adalah adik sahabatnya. Mengingat sebuah perjanjian tak tertulis "Do not play fun with your bestfriend's sister".

Yaps, Simon harus berpikir dua kali untuk mendekati Daphne. Dia adalah wanita yang harus dinikahi, bukan untuk dijadikan simpanan. Dan Simon tidak akan pernah menikah, tidak akan...

Tapi, sebuah ide konyol muncul dari Daphne. Mereka berpura-pura jatuh cinta. Alasannya, agar Daphne bisa menerima banyak lamaran di season ini. (Season adalah saat dimana para bangsawan Inggris mengadakan pesta dansa untuk memfasilitasi perkenalan antara para debutan/gadis bangsawan dengan para pria terhormat).
Dan, tentu saja Simon menerima ide Daphne. Ini akan menjadi tameng baginya untuk menghindar dari para ibu bangsawan ambisius yang ingin menikahkan anaknya dengan seorang Duke. Oh, Good God.

Namun ternyata hal konyol ini menjadi awal dari sesuatu yang tak terduga. Sesuatu dalam diri Daphne yang tak bisa Simon hindari.
Saat dimana Simon tak bisa mengelak dari pesona Daphne yang ramah serta baik hati, dan saat Simon lupa akan janjinya untuk tidak menikah...

Selengkapnya di The Duke and I..



2. The Viscount Who Loved Me

 Anthony, anak tertua Violet, sudah menjadi Viscount sejak kematian ayahnya ketika Anthony berusia 18 tahun.
Kematian sang ayah yang begitu mendadak di usia muda (38 tahun) dan dengan alasan yang sedikit tidak masuk akal, tersengat lebah, membuat Anthony ssedikit terguncang

11 tahun setelah kematian ayahnya..
Sebagai anak tertua, Anthony bertanggung jawab atas keluarganya. Dia bersikap seperti ayah bagi adik-adiknya.
Hingga suatu saat dia memutuskan untuk menikah...

Menikah, dan memiliki pewaris kebangswanan Viscount-nya. Itu tujuan utamanya. Bukan mencari pasangan hidup yang sebenarnya. Karena Anthony, tidak akan pernah jatuh cinta. Tidak akan pernah.

Dan season ini, Edwina Sheffield adalah salah satu debutan yang banyak diminati. Dia cantik dan cerdas. dan anthony memutuskan untuk menjadikan Edwina sebagai Viscountess-nya.

Tapi, Kate Sheffield, kakak tiri Edwina yang keras kepala sangat tidak menyukai Anthony. Dia percaya dengan gosip yang beredar bahwa Anthony adalah seorang playboy. Dan ironisnya, Edwina hanya akan menikah atas persetujuan Kate (walaupun saudara tiri, mereka saling menyayangi).

Dan dimulailah ambisi itu. Anthony akan menaklukan Kate agar dia menyetujui lamaran Anthony pada adiknya. Harus. Dia butuh Viscountess.. seorang Viscountess.

Mulai dari awal pertemuan, Kate bersikap sinis pada Anthony. Adu mulut di setiap kesempatan. Hingga suatu saat keluarga Sheffield diundang untuk datang pesta rumah (dihelat beberapa hari sehingga para tamu bisa menginap di rumah sang tuan rumah),di rumah sang Viscount di Kent. Edwina tidak bisa hadir karena sakit. Kate-pun datang hanya berdua dengan ibunya.

Beberapa hari berinteraksi bersama keluarga besar Anthony (ibu dan adik-adiknya), Kate sadar bahwa Anthony adalah seseorang yang bertanggung jawab. Dan Anthony mulai bersikap baik padanya. Dan mereka mulai merasa dekat, kedekatan yang agak mengganggu Kate.

Sampai beberapa hari kemudian, Kate menyatakan persetujuannya pada Anthony untuk menikahi Edwina. Dan entah kenapa Anthony bingung, antara senang dan... ingin marah.
Dan tiba-tiba sesuatu itu datang mendekati Kate. Sesuatu yang begitu dibenci Anthony...
Lebah...

Selengkapnya di The Viscount Who Loved Me..

Bersambung ke Part 2... :)

2 komentar:

  1. hi,
    salam kenal. Aku baruuu 'ketemu" sama bridgerton series...aaaaand...loving it!
    boleh tau nggak kamu download PDFnya dmana? udah ngubek2 Google cm nemu yg the viscount who loves me...

    ataaau... masih simpan gak Pdf-nya?

    makasih banyaaakkk...

    BalasHapus
  2. Keren.... Aku juga mulai baca novel setahun terakhir, dan langsung tertarik dg keluarga ΐπΐ. Sebenarnya, bukunya äϑå 9. Kalau buku pertama agak äϑå lucu2nya... Kisah ttg Benedict yang bikin aku terharu... Apalagi namanya sama kayak adikku....

    BalasHapus